Minggu, 23 Maret 2014

throw back hujan abu kelud

14 Februari 2014 tepatnya dimana sebagian besar orang menganggap sebagai hari kasih sayang yang pada umumnya dirayakan dengan pemberian coklat ataupun bunga kepada kekasih ataupun teman dekat (bagi yang percaya),namun tahun ini ada hal yang berbeda.

 Pagi hari pukul 04.30 seusai menjalankan ibadah shalat subuh,seperti biasa saya menjalankan rutinitas pagi seperti biasa (olahraga ataupun memberi makan burung-burung peliharaan). Namun pada pagi itu ada yang berbeda dari hari biasanya, biasanya pukul 05.30 sang surya sudah mulai bersinar, biasanya cahaya terang bisa saya lihat melalui sela-sela jendela namun pagi itu tidak. Hujan abu mulai turun semenjak pukul 04.00 dari berbagai sumber,namun saya baru tersadar pada pukul 05.30.

Memang pagi itu terasa nyata Kuasa dan kasih sayang Tuhan yang menyayangi umatnya. Kuasa sang Tuhan yang masih berkenan mengingatkan umatnya yang Lupa, Kasih sayang Tuhan atas umatnya yang mulai lalai. Semoga gejala alam tersebut dapat menjadi renungan ataupun koreksi bagi diri kita sendiri atas Kebesaran Tuhan. Everytime,everywhere Tuhan selalu mencintai dan menyayangi umatnya dengan segala kebesaran-Nya. Godbless




Pagi terasa petang
Pukul 06.15

Alun-alun Utara Yogyakarta setelah dihujani abu gunung Kelud
Plengkung gading pukul 13.00WIB

Tidak ada komentar:

Posting Komentar